Trik Cepat Menulis Resume di Blog

Hari                 :Rabu, 6 Oktober 2021

Narasumber     : Maesaroh, M.Pd

Moderator       : Aam Nurhasanah

Tema               : Trik Cepat Menulis Resume di Blog


Pelatihan Belajat Menulis PGRI Pertemuan 2 Delombang 21 &22 

"Untuk menjadi penulis, yang dibutuhkan hanyalah kemauan keras untuk menulis dan kemudian mempraktikkannya, orang yang hanya mempunyai kemauan untuk menulis, namun tidak pernah melakukannya, maka ia sama saja dengan bermimpi untuk memiliki mobil, tanpa ada usaha dan kerja keras untuk memilikinya".(Stephen King)

Mala mini Rabu, 6 Oktober 2021 pukul. 19.00 WIB, Bunda ( meskipun saya mungkin lebih tua dari narasumber, entah kenapa saya sering memanggil sebutan bunda untuk teman teman/rekan rekan guru wanita ) jadi saya panggil Bunda Maesaroh. M.Pd, ngga apa ya Bunda.

Malam ini dari foto nya Bunda Mae terlihat cantik dengan kerudung putihnya, demikian pula Bunda Aam dengan nuansa pinknya terlihat paduan warna yang menarik pada sesi pelatihan Belajar Menulis malam ini.

Bunda Mae membawakan paparan tentang Trik Cepat Menulis  Resume di Blog. Beliau diawal menceritakan awal mulanya menjadi penulis disaat membuat tesis untuk gelar S2 nya, diceritakan bagaimana dengan tesisnya membuat dia unggul dibandingkan teman temannya saat menyusun tesis.Dari profil beliau tergambar seorang Guru Bahasa Inggris yang berhasil menjadikan Menulis sebagai Passion dan dalam relatif waktu yang singkat dalam pelatihan Menulisnya sudah menghasilkan buku dan juga mendapatkan buku dari narasumber dalam pelatihan tersebut, luar biasa !.

Dalam paparan yang dibuat dalam bentuk slide PPT dia menuliskan bahwa beliau selalu menempatkan resumenya diurutan yang pertama agar cepat mendapatkan perhatian dari peserta lain yang dikirim ke WAG Menulis untuk membacanya, dalam hitungan 24 jam beliau berhasil mendapatkan viewers  sebanyak 220 dengan 54 komentar positif.

Bunda Mae juga mengatakan untuk bisa cepat Menulis Resume di Blog kita perlu siapkan 2 buah piranti digital, yaitu

Ø  Hanhphone untuk menyimak materi dan

Ø  Laptop untuk membuat Resume yang sudah terhubung dengan WA untuk mempermudah dalam menulis kemudian beliau menulis pont yang penting sebagai berikut:

Ø  Biasakan diri untuk standby 10 menit sebelum pelatihan didepan laptop

Ø  Gunakan waktu 10 menit tersebut membuat paragrap pembuka  dengan bahasa puitis dan menuliskan paragraf penutup dengan kalimat motivasi.

Ø  Tulis resume dengan paragraf yang pendek dan intinya saja, hindari paragraf yang panjang agar pembaca tidak bosan, mudah dipahami dan disimpulkan

Ø  Tulis Pernyataan narasumber dengan gaya bahasa Parafrasa

Bunda Mae Juga menulis ” menulis dan teruslah menulis " yang mengartikan kita jangan stagnasi dan inkosisten dari menulis. Semakin sering menulis akan membuat kita terampil dengan tulisan khas kita dan orang akan mencari tulisan kita pada akhirnya, jangan putus asa”

Pesan untuk pemula untuk bisa menjadi penulis handal menurut Bunda Mae adalah sebagai berikut :

ü  Tanamkan sikap percaya diri, jangan malu pada tulisan kita yang jelek, justru akan menjadi luar biasa bagi yang belum bisa menulis

ü  Membangun mental siap menerima kritikan atas tulisan kita, jadikan kritikan dan pujian sebagai cambuk untuk menulis lebih baik lagi, jangan cepat puas diri, begitu pesan Bunda Mae

ü  Menulis di blog dengan bermacam blog yang ada untuk menghindari rasa bosan pembaca tulisan kita, menulislah di blog dengan warna/ jenis jenis blog, blog ilmiah, blok diksi, fiksi dan non fiksi agar kita menjadi trampil dalam menulis

 

Demikianlah Trik Cepat Menulis di Blog, untuk pelajaran bagi kita sebagai penulis pemula agar jangan pernah menunda membuat resume dalam pembelajaran Menulis ini, agar tidak menumpuk yang mengakibatkan kita stagnasi dan inkosisten dalam menulis.

Terimakasih Bunda Maesaroh, atas segala pengetahuan dan pengalam yang dibagikan kepada saya sebagai peserta Belajar Menulis gelombang 21, semoga menjadi ladang amal bagi Bunda Maesaroh.

”kalau Bunda Maesaroh saja bisa, mengapa saya tidak !" " Kesuksesan tidak didapat secara instan, diperlukan kerja keras, usaha dan doa "