PROOFREADING SEBELUM MENERBITKAN TULISAN

Hari                 : Senin, 1 November 2021

Narasumber     : Susanto, S. Pd

Moderator       : Rosminyanti

Tema               : PROOFREADING SEBELUM MENERBITKAN TULISAN



Pelatihan Belajar menulis PGRI Pertemuan ke-13 Gelombang 21 & 22

Menulis adalah sebuah kebutuhan agar otak kita tidak dipenuhi oleh feses pemikiran. Maka, menulislah. Entah itu di buku tulis, daun lontar, prasasti, atau bahkan media sosial, menulislah terus tanpa peduli karyamu akan dihargai oleh siapa dan senilai berapa.(Fiersa Besari)

Mengenal narasumber pada malam hari ini yang disampaikan oleh moderator, Tak kenal maka tak sayang. Tak sayang maka tak cinta. Agar kita cinta kepada guru yang memberikan ilmu kepada kita, marilah kita berkenalan dulu dengan membaca sejenak biodata beliau.


BIODATA SINGKAT Narasumber Nama lengkap : Susanto Nama Komunitas : Pak D Tempat, tanggal lahir : Gombong Kebumen, 29 Juni 1971 Jenis kelamin : Laki-Laki Pekerjaan : Guru Kelas SDN Mardiharjo, Kab. Musi Rawas, Prov. Sumatera Selatan Pendidikan : S1 Pend. Bhs. Indonesia, S1 Pend. Guru SD Alamat lengkap : Jalan Pesantren Dusun 2 Desa D. Tegalrejo, Kec. Tugumulyo, Kab. Musi Rawas, Sumatera Selatan Nomor HP/WA : 081373353014 Alamat blog pribadi : www.blogsusanto.com Akun media sosial : a. Facebook: https://www.facebook.com/Susantomusirawas/ b. Twitter: @antok_eni c. Instagram: @susanto_eni Belum memiliki Buku Solo, kecuali: (2020) https://blogsusanto.com/sedikit-demi-sedikit-lama-lama-menjadi-buku/ Belajar Menulis di Buku Antologi 1. Ukir Prestasi dan Tebar Inspirasi (2020) 2. Senandung Guru I bersama Ibu Rita Wati & Bu Kanjeng Sri Sugiastuti (2020) 3. Jejak Digital Motivator Andal bersama Bu Kanjeng Sri Sugiastuti (2020) 4. Membongkar Rahasia Menulis ala Guru Blogger bersama Bu Noralia Puspa Yunita, dkk. (2021) Praktik Menjadi Editor 1. Kunci Sukses Menjadi Moderator Online (Aam Nurhasanah), Desember 2020. 2. Patidusa Pujangga Wiyata, Antologi Puisi Nusantara Bergema (Aam Nurhanasa, dkk), Januari 2021. 3. Bait-bait Kerinduan, Antologi Puisi Ungkapan Rasa Rindu (Rofiana, S.Pd., dkk), Maret 2021, Januari 2021. 4. Haru Biru Perjalananku, Catatan Perjalanan Tugas Kepala Sekolah Daerah Terpencil dan Satu Atap (“Ambu” Tini Sumartini), Maret 2021. 5. Merajut Goresan Tinta Berbuah Karya (Herni Sunarya Banah, S.Pd.), Maret 2021. 6. Membongkar Rahasia Menulis ala Guru Blogger (Bersama Bu Noralia Puspa Yunita dkk), Juli 2021. 7. Purwakarya Literasi, Antologi Grup 18 (2021) Komunitas Menulis 1. Lagerunal (Cakrawala Blogger Guru Nasional) https://lagerunal.blogspot.com/ https://chat.whatsapp.com/BYZmwXHWnnD4Mq5i3xHG8r 2. AISEI Writing Club Daftar jadi member: https://www.aisei.id/subscription-plan/ 3. Rumah Virus Literasi 4. Beberapa Grup Menulis besutan Omya Wijaya Kusumah Karya dalam Gambar: Bagi yang mau pesan buku “Membongkar Rahasia Menulis ala Guru Blogger”, ayo langsung isi form pre ordernya, https://forms.gle/dNCggmJE8awg1CQR7

Materi yang disampaikan oleh narasumber menyampaiakan pada saat itu (Belajar di G-15) seingat saya belum ada materi Proofreading

Saya yakin, ada (mungkin banyak) di antara Bapak atau Ibu yang sdh menjadi Proofreader Profesional

Oleh karena itu, saya mohon izin. Ibarat menggarami lautan, untuk Bapak dan Ibu yang berprofesi sebagai proofreader, kita dapat berbagi pada kesempatan selanjutnya.

Setelah membaca, menyimak, dan/atau menyaksikan video tentang proofreading dan Pediman Umum Ejaan Bahasa Indonesia, peserta KulWap dapat:

1. Menjelaskan pengertian proofreading

2. Menjelaskan hal-hala yang menjadi objek proofreading

3. Melakukan proofreading menggunakan KBBI dan PUEBI Daring sebagai alatnya

Sebenarnya, saya bukan "proofreader ataupun editor profesional"

Namun, beberapa teman di grup menulis, memberi kesempatan untuk melakukan uji baca naskah-naskah mereka lalu meminta saya menjadi editor bukunya.

Beberapa buku karya teman yang saya ikut di dalamnya sebagai editor di antaranya:

1.      Kunci Sukses Menjadi Moderator Online (Aam Nurhasanah), Desember 2020.

2.      Patidusa Pujangga Wiyata, Antologi Puisi Nusantara Bergema (Aam Nurhanasa, dkk), Januari 2021.

3.      Bait-bait Kerinduan, Antologi Puisi Ungkapan Rasa Rindu (Rofiana, S.Pd., dkk), Maret 2021, Januari 2021.

4.      Haru Biru Perjalananku, Catatan Perjalanan Tugas Kepala Sekolah Daerah Terpencil dan Satu Atap (“Ambu” Tini Sumartini), Maret 2021.

5.      Merajut Goresan Tinta Berbuah Karya (Herni Sunarya Banah, S.Pd.), Maret 2021.

6.      Purwakarya Literasi, antologi peserta Gel 18 (2021)

7.      Membongkar Rahasia Menulis ala Guru Blogger (Bersama Bu Noralia Puspa Yunita dkk), Juli 2021.

Terakhir diberi kesempatan menjadi editor buku Blogger Milenial, Ibu Maysaroh

Beberapa waktu lalu, saya baru selesai menguji baca dan mengedit tulisan teman blogger yang mau bikin buku Solo agar lulus dan mendapat Sertifikat Pelatihan Menulis ini.

Satu lagi naskah, belum saya kembalikan karena masih harus diuji baca kembali, Buku karya Ibu Sumarjiyati tentang penulisan cerpen.

Semoga diberi kelancaran.

 

            Masuk pada meteri

1.      Baik, kita masuk ke materi, ya Bpk dan Ibu; Proofreading atau kadang disebut dengan uji-baca adalah membaca ulang sebuah tulisan, tujuannya adalah untuk memeriksa apakah terdapat kesalahan dalam teks tersebut.

Kesalahan yang dimaksud di sini termasuk kesalahan penggunaan tanda baca, ejaan, konsistensi dalam penggunaan nama atau istilah, hingga pemenggalan kata.

Perlu juga diketahui bahwa proofreading tidak sekadar menyoroti kesalahan tanda baca atau ejaan, tetapi juga logika dari sebuah tulisan, apakah sudah masuk di akal atau belum.

Proofreader harus dapat mengenali:

apakah sebuah kalimat efektif atau tidak

susunannya sudah tepat atau belum

substansi sebuah tulisan dapat dipahami oleh pembaca atau tidak

 

Mengapa harus melakukan proofreading?

1.      Proofreading oleh penulis

Proofreading adalah aktivitas memeriksa kesalahan dalam teks dengan cermat sebelum dipublikasikan atau dibagikan.

Oleh karena itu, kegiatan ini sesungguhnya adalah kegiatan akhir setelah tulisan diselesaikan.

Lakukan proofreading HANYA DAN HANYA JIKA tulisan sudah selesai, naskah buku sudah selesai

Para Guru Menulis, selalu menasihati: *"Tulis saja, jangan pedulikan teknis. Salah nggak papa mumpung ide masih mengalir. Jika sudah selesai, barulah kita lakukan editing."

Jika proofreading dilakukan oleh penulis, kapan melakukannya?

Jika naskah sudah selesai, lakukan proofreading setelah naskah diendapkan beberapa saat Terjemahan "saat" bisa hitungan jam atau hari

Agar dapat objektif

2.      Proofreading oleh "orang lain"

Jika proofrading dilakukan oleh penulis setelah naskah diendapkan, maka ketika melakukannya, ia bertindak sebagai "CALON PEMBACA"

a.       Langkah Pertama

Merevisi draf awal teks, seringkali membuat perubahan signifikan pada konten dan memindahkan, menambahkan atau menghapus seluruh bagian.

b.      Langkah Kedua. Merevisi penggunaan bahasa: kata, frasa dan kalimat serta susunan paragraf untuk meningkatkan aliran teks.

c.       Langkah Ketiga. Memoles kalimat untuk memastikan tata bahasa yang benar, sintaks yang jelas, dan konsistensi gaya. Memperbaiki kalimat kalimat yang ambigu.

d.      Yang keempat

1)      Cek ejaan. Ejaan ini merujuk ke KBBI & PUEBI, tetapi ada beberapa kata yang mencerminkan gaya penerbit

2)      Pemenggalan kata-kata yang merujuk ke KBBI

3)      Konsistensi nama dan ketentuannya

4)      Perhatikan judul bab dan penomorannya

Jika Anda seorang blogger (dulu belum, mungkin) setelah ikut pelatihan di kelas ini, Anda adalag bloger karena resume dipublikasikan di blog

Hindari kesalahan yang tidak perlu misalnya typo atau kesalahan penulisan kata dan penyingkatan kata.

Sedikit bahkan tidak adanya kesalahan penulisan (typo) akan membuat pembaca nyaman.

Kesalahan lain misalnya, memberi spasi (jarak) kata dan tanda koma, tanda titik, tanda seru, atau tanda tanya. Tanda-tanda baca tersebut tidak boleh diketik terpisah dari kata yang mengikutinya.

Untuk ini, penulis mestilah menguasai EYD (sekarang PUEBI) dan kata-kata baku di KBBI

 Cara mudah melakukan proofreading terutama pada ejaan;

(Mohon maaf, Bapak dan Ibu)

Setelah tulisan di blog selesai, buka jendela draft, dan buka juga jendela pratinjau.

Baca tulisan pada jendela pratinjau

Jika ada kesalahan penulisa, blok kata yang salah lalu di copy

Setelah itu buka jendela draft, tekan tombol CTRL + F

Tempelkan salinan tadi di kolom pencarian CTRL + V

Akan muncul highlight tulisan, kita lakukan perbaikan, setelah itu klik tombol simpan atau CTRL + S

Buka jendela pratinjau, kemudian refresh atau tekan tombol F5

Begini ilustasinya, namun saya menggunakan Wordpress dengan mode penulisan Classik

Saya tidak menyisipkan suara, sayangnya

 Closing Statement

Kuman di seberang lautan tampak, Gajah di pelupuk mata tidak tampak.

Juga teringat ketika teman-teman nonton bola di tribun atau di televisi.

Bapak sebagai penulis adalah pemain bola yang menggiring bola ke gawang lawan. Kadang tidak tahu di depan ada pemain yang hendak menjegal. Kami penonton di kejauhan tahu benar ke mana bola harus ditendang.

Demikian pula menulis, jadi perlu orang lain untuk ikut membaca tulisan kita.

Kita tidak mungkin menguasai segalanya, hanya orang-orang tertentu yang ditakdirkan memiliki kompetensi: penulis, proofreader, editor, sekaligus.

Silakan belajar PUEBI dan KBBI